Friday, January 28, 2011

It's Lucid Dream

Selama ini ketika aku cerita ke teman-teman tentang mimpiku yg 'aneh', mereka selalu nggak percaya.
"Eh, di mimpi aku bisa mengatur segalanya hlo. Berasa jadi presiden! aku bisa mengatur mimpi!" aat itu aku masih SD ketika kejadian ini pertama aku awali.
Memang tanggapan semua teman yang aku ceritakan sama.
"Halah, boong kamu. mana mungkin mimpi bisa diatur-atur sendiri!"
Sampai kuliah-pun, aku cerita ke temanku, Nurul, kalo aku bisa mengatur mimpi, ia seperti ragu menelan mentah-mentah ceritaku. Ingin aku membuktikan, tapi bagaimana caranya? Ini di mimpi gitu hlo?!

Aku kira diriku anak aneh. Aku kira hanya aku yang dapat merasakannya. Karena setiap orang yang mendengar ceritaku pasti menganggapku nggak nggenah, edan. Huu... yang paling sebel, aku dikira pembohong. Padahal aku nggak bohong.
Nah, mengatur mimpi didalam mimpi itulah yang dinamakan kekuatan Lucid Dream. Aku mengetahui ini ketika aku sedang melihat-lihat blog orang. Lalu di blog edrian-madyatama.blogspot.com inilah aku menemukan jawabanku. Betapa bodohnya aku menganggap kekuatanku ini aneh. Padahal menurut yang membuat artikel, (Edrian), kekuatan ini langka. Hanya beberapa orang saja yang bisa merasakannya. Dan menurutnya, hanya bisa terjadi sekali seumur hidup.

Membaca artikel itu, aku jadi merasa manusia paling beruntung di dunia. Sudah terbiasa menggunakan Lucid Dream disetiap mimpiku.
Aku masih ingat mimipi Lucid Dreamku sebelum aku menulis blog ini.
Di mimpi, aku sedang berjalan-jalan di tempat wisata. Saat pertama kali masuk ke alam mimpi, aku sudah bisa merasakan Lucid Dream. Karena itulah aku membeli banyak makanan di restoran mahal. Ketika pelayan menyodorkan bon, aku terlihat enteng saja.
"Ini, kan, mimpiku. Aku bebas melakukan apa saja." bisikku waktu itu didalam mimpi.
Total makananku 200ribu berapa gitu, aku lupa. Lalu kurogoh kantong celanaku, tapi aku hanya menemukan selembar duapuluh ribu. Lalu aku berpikir untuk merubah peraturan keuangan negara. Aku menetapkan Rp. 200.000 itu menjadi Rp. 20.000, alias hilang satu nol. Hihi...
Dan itu berhasil. Aku hanya membayar 20 ribu saja. Setelah itu aku membayar semua barang yang aku beli dengan harga asli tapi nol-nya nggelinding satu. Asyik nggak tuh?

Jika kalian mendengar cerita ini dari orang lain, jangan mengatakan mereka orang aneh atau pembohong. Karena mereka adalah salah satu ari manusia yang beruntung bisa menggunakan Lucid Dream.

Selamat Ber LUCID DREAM ria...

No comments:

Post a Comment

thanks for reading (^o^)