Thursday, July 14, 2011

Perkembangan Bahasa Indonesia

A.    Sebelum Bahasa Indonesia
Seperti yang kita tahu bahwa bahasa Indonesia sebelumnya berasal dari bahasa Melayu. Namun ternyata masih ada bahasa lain sebelum bahasa Melayu, yaitu bahasa Melayu Kuno. Ini dapat dibuktikan dengan ditemukannya piagam-piagam didaerah Sumatera Selatan oleh peneliti kepurbakalaan. Piagam-pigam tersebut menggunakan media bahasa, yang menurut Wojowasito (1961) bahasa Melayu merupakan bahasa resmi dari kerajaan Sriwijaya, yang terbukti dengan digunakannya bahasa tersebut pada pengumuman kerajaan.Karena itu ada kemungkinan bahwa bahasa Melayu Kuno mempunyai hubungan persejarahan secara langsung dengan Bahasa Melayu yang juga mempunyai hubungan erat dengan Bahasa Indonesia.
Selain itu harus diingat bahwa penyebaran bahasa Melayu itu bukan hanya terbatas pada daerah sekitar selat Malaka atau Sumatrea saja, jauh lebih luas dari itu. Ini dapat dibuktikan dengan terdapatnya berbagai cerita yang ditulis dalam bahasa Melayu pada tempat yang jauh dari selat Malaka. Dalam hal ini dapat dibuktikan oleh pendatang bangsa Eropa yang memberikan catatan kepada bahasa yang mereka dapati.Berdasarkan alasan ini dapat dikatakan bahwa bahasa Melayu telah menduduki posisi yang penting sebagai bahasa yang digunakan dalam lapangan perdagangan di nusantara.Berubahnya bahasa Melayu menjadi bahasa Indonesia ini didasari pada timbulnya beberapa golongan terpelajar dalam kalangan penduduk Indonesia, yang bertujuan untuk memajukan dalam bidang pendidikan, ekonomi, dan social. Kemudian sekelompok kecil ini berubah menjadi sekelompok besar dari penggabungan berbagai suku bangsa. Dan mereka sadar dan tahu betul bahwa sebagian besar dari mereka tidak mengetahui bahasa lainnya lagi kecuali bahasa Melayu yang mereka perjuangkan. Mulailah fase baru bagi bahasa itu, yaitu dengan dirubahnya bahasa yang mereka gunakan itu menjadi bahasa Indonesia, yang resmi mereka nyatakan dalam suatu kebulatan tekad pada tanggal 28 Oktober 1928.


B.     Perkembangan Bahasa IndonesiaBahasa Indonesia mulai resmi sejarahnya pada tanggal 28 Oktober 1928. Dan sejak itulah dengan resmi timbullah dualisme bahasa Melayu dan bahasa Indonesia di Indonesia, yang terutama hanya berbeda dalam lapangan pemakaian dan jiwa yang ada pada masing-masing nya.Pada tahun sebelum 1945, Bahasa Indonesia masih tetap bergerak diluar organisasi pemerintahan penjajahan Hindia-Belanda dan merupakan alat untuk mencapai kesatuan Indonesia dalam mendapatkan kembali kemerdekaannya. Karena itu lapangan pemakaian bahasa Indonesia  masih terbatas kepada pemakaian bahasa yang mempunyai hubungan dengan gerakan kebangsaan dan sebagai pers dan bahasa sastra.Sesudah diproklamasikannya kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945, berarti adanya suatu Negara yang bernama Indonesia. Salah satu yang penting bagi sebuah Negara adalah adanya suatu bahasa yang dapat menghubungkanpemerintahan dengan rakyat, yang biasa disebut dengan bahasa resmi. Dan dalam pemilihan bahasa resmi, harus dipertimbangkan hal-hal sebagai berikut :a.       Bahasa itu hendaknya dikenal oleh sebagian besar penduduk Negara itu.b.      Bahasa itu dapat diterima oleh seluruh penduduk Negara, sehingga tidak akan menimbulkan konflik.
Dengan adanya bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi, mulai muncul berbagai fungsi. Fungsi bahasa Indonesia sebagai sebuah alat untuk menyatukan seluruh rakyat IndonesiaPolitik Belanda telah lama meracuni rakyat Indonesia dengan politik pecah belahnya yang sangat berbahaya. Pada masa penjajahan Belanda, perjuangan fisik  putra Indonesia membuktikan bahwa bahasa Indonesia menjadi pemersatu dari berbagai suku bangsa.Bahasa Indonesia juga mulai digunakan dalam pendidikan. Bahasa Indonesia yang nantinya akan menjurus kedalam bahasa ilmu, tidaklah dapat dipisahkan kiranya dari bahasa Indonesia yang mendukung kebudayaan, terutama sastra. Bahasa Indonesia digunakan dalam sekola-sekolah, bahkan bukan hanya dalam tingkat elementer atau pertengahan saja, tapi mulai digunakan pada tingkat universitas.Bahkan mulai di sediakan berbagai buku pelajaran dalam bahasa Indonesia, walaupun dalam bantuk terjemahan bahasa Belanda.C.     Pandangan menurut para ahliBerbagai pandangan muncul untuk mengemukakan tentang awal mula digunakannya bahasa Indonesia. Menurut Drs. Umar Junus, penulis buku “Sedjarah dan Perkembangan Kearah Bahasa Indonesia dan Bahasa Indonesia” (1960), mengatakan bahwa :a.       Bahasa Indonesia secara resmi ada pada 28 Oktober 1928.b.      Sebelum itu telah ada bahasa Indonesia, tapi belum dimanifestasikan adanya, dan ini hanya dipakai oleh sekelompok orang Indonesia tertentu yang mendapat nama ‘nasionalis’.c.       Bahasa Indonesia yang ada sebelum 1928 tidak mungkin untuk disamakan dengan bahasa Melayu yang juga ada saat itu, terutama dalam rangka politik bahasa koloni.Lain halnya dengan H. B. Jassin. Ia mengatakan bahwa bahasa Indonesia sudah ada sejak 1920, tepatnya pada masa kasusasteraannya yang bernama “Kasusasteraan Indonesia Modern”, pada saat sesudah terbitnya “Azab dan Sengsara” dari Merari Siregar (1921).Sedangkan menurut Slametmujana (1953-1959), Bahasa Indonesia ada sejak 1945. namun pendapat ini kurang diterima, karena pendapat ini hanya memperhatikan fungsi bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi bukan sebagai bahasa nasional. Bahasa sebagai bahasa nasional lebih penting dari fungsinya sebagai bahasa resmi, karena bahasa adalah sebagai unsure pemersatu berbagai suku bangsa yang ada di Indonesia.

No comments:

Post a Comment

thanks for reading (^o^)