Sunday, May 11, 2014

Bunga Bee


Malam gaess...
     Bunga merupakan tanda kasih sayang. Bener, gak? Pasti dong! Si pemberi memberikan bunga kepada si penerima dengan tatapan mata dan ucapan yg tulus, akan membuaut bunga itu menjadi indah meski sesunggguhya sudah ada bercak hitam di kelopaknya, menjadikan bunga itu wangi meski sesungguhnya tidak berbau, dan menjadikannya bersinar meski sesungguhnya sudah bosok layu.
     Selaen itu, secara tidak sadar, bunga mengikuti siklus kehidupan, dan bahkan menjadi saksi juga bukti cinta seseorang terhadap orang lain.
     Ketika ibu mengandung, bunga diambil aromanya untuk pewangi ruangan agar ibu hamil tidak mual. Meskipun hanya aroma saja, tetap saja ada ‘bunga’ di dalam jiwanya.
     Ketiika kelahiran, sebuket bunga sebagai ucapak selamat. Ketika kelahiran suatu perusahaan atau instansi, bunga juga menjadi karangan sebagai ucapan selamat atas pembukaannya.
     Ketika meminta: meminta jadi pacar, meminta menjadi pendamping hidup tentunya dalam hal ini lelaki yg memberi bunga untuk mengungkapkan isi hatinya, dan meminta seorang gadis untuk jadi pasangannya.
     Meminta dukungan kadang juga dilakukan suatu partai dengan membagikan setangkai mawar merah agar si penerima mau memilihnya (baca:suap/sogok).
     Memperingati hari kasih sayang (valentine, hari ibu, hari anak), yang bisa diungkapkan dengan bunga. Kadang pula hari bersejarah, seperti wisuda, lamaran,, nikahan, dan sebagainya.
Itu yang umumnya...
Dalam bentuk umum dan sudah bisa di prediksi oleh kasat metro poltabes mata, Bee memberiku bunga 2 kali. Ini untuk peristiwa umum, lho. Pertama ketika satu tahun jadian, dan kedua ketika wisuda.
   
      Yakin, bukan karena Bee ga romantis atau apa, tp Bee emang jarang kasih bunga. Kalo kasih yg lain, sih pasti setiap bulan ketika tanggal 14 J . Bukan hari gajiannya atau hari dapat durian runtuh, tp karna tgl 14 adalah tanggal jadian kami, 14 Februari 2012, dan kami senang menghitung setiap bulan.
Nah, itu 2 bunga yg ada acara pastinya sudah direncanakan olehnya. Tapi ada bunga yg aku terima tanpa di duga tanpa di nyana, ada 2 juga.
     Pertama: ketika mlam minggu kami ke Taman KB (bkn berati taman itu khusus buat keluarga ber-KB, it’s just a name), kami sedang tertawa membincangkan sesuatu. Entah suatu ketika Bee langsug pamit “Flo, aku tag kesana sebentar, kamu tunggu sini!” Kemudian Bee langsung nyebrang jalan dan berlari.  5 menit kemudian Bee datang dengan membawa setangkai mawar KW (baca:palsu) dan memberikannya padaku dengan keringat dan nafas yg belum teratur.
     Ternyata, Bee berlari mengejar bocah kecil penjual bunga. Mengetahui itu, rasanya pengin nangis saking terharunya. Entah apa yg ada di benaknya ketika melihat bocah kecil penjual bunga itu berdagang dengan jalan kaki. Mungkin Bee kasihan dengan bocah itu, sehingga ia berlari memngejarnya. Bee membuat bahagia aku dan bocah itu :’)

      Kedua: Sabtu malam ini. Kami sedang berbinang di suatu taman (lagi-lagi taman KB. Jangan bingung kenapa selalu ke taman KB. Coz that place is the first time we meet. And it’s always crowded ), tiba-tiba segerombolan 5 mahasiswi sepertinya, menghampiri kami dengan membawa bertangkai-tangkai mawar dan poster bertuliskan ‘Bulan Pancasila’. Mahasiswa-mahasiswi itu benar-benar pintar merayu, sehingga Bee membelinya Rp 10.000 yg jika harga normal hanya Rp 2.500 (itung-itung amal). Bee mengambil mawar putih yg kelopaknya masih putih.
Meskipun mawar putih ini terbeli tidak direncanakan, aku tetap merasa senang, dan aku akan merawatnya dengan baik.
See you bye bye

Bunga ke-4





Bunga ke-3
Bunga ke-2

Bunga ke-1
See you bye bye

2 comments:

  1. Enak lo jalan-jalan.. Gue cuma bisa diem di rumah sambil pacaran., iya nggak beb? *ngomong sama laptop*

    ReplyDelete
    Replies
    1. gapa-palah malming sama laptop, yg penting ada yg diajak curhat. Laptop kand bisa diajak curhat dan berbagi. hehe :p

      Delete

thanks for reading (^o^)